Universitas Trunojoyo Madura Universitas Trunojoyo Madura http://www.trunojoyo.ac.id/ Mon, 02 May 2016 23:02:05 +0000 Joomla! 1.5 - Open Source Content Management id-id PRESS RELEASE UTM LUNCURKAN JAGUNG VARIETAS UNGGUL MADURA 1 dan 2 http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/press-release-utm-luncurkan-jagung-varietas-unggul-madura-1-dan-2.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/press-release-utm-luncurkan-jagung-varietas-unggul-madura-1-dan-2.html  

website logo 

PRESS RELEASE

HARI RABU, 4 MEI 2016

“UTM LUNCURKAN JAGUNG VARIETAS UNGGUL MADURA 1 dan 2”

( Berasal dari Lokal, Untuk Nasional dan Dunia )


Sebagai Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di Madura, keberadaan dan kiprahnya UTM tentu saja sangat ditunggu oleh masyarakat. Komitmen untuk pengembangan dan percepatan berbagai permasalahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat di Madura adalah menjadi salah satu tugas yang harus dipecahkan oleh UTM bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini pemerintah pusat dan daerah.

Ide atau gagasan pengembangan dan percepatan itu disampaikan oleh Dr. Drs. Ec. H. Moh. Syarif, M.Si., selaku Rektor UTM dihadapan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi disela-sela kehadirannya di UTM dalam rangka Peresmian Gedung UTM dan Peluncuran Varietas Baru Jagung Madura yang diberi nama (Madura 1 dan Madura 2) pada Hari Selasa, 3 Mei 2016. Varietas baru ini mampu menghasilkan 7 ton per-hektar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dengan luas area tanaman jagung se- Madura sejumlah 360 ribu hektar, maka Indonesia tidak perlu import jagung lagi. “Akan ada 2,5 juta ton. Padahal setiap tahun Indonesia mengimport 2 juta ton.” tegas DR. Drs. Ec. H. Moh. Syarif, Rektor UTM dengan bangga.

Penemuan varietas unggul ini merupakan wujud partisipasi Universitas Trunojoyo Madura untuk meningkatkan produktivitas jagung dan perekonomian masyarakat. “Alhamdulillah, ini bukti konkrit sumbangsih para peneliti dari UTM untuk masyarakat, untuk Madura, dan untuk Indonesia, bahkan dapat berdaya saing secara global” tegas DR. Drs. Ec. H. Moh. Syarif, Rektor UTM dengan bangga.

Peluncuran Jagung Madura 1 dan 2 ini juga sebagai bukti bahwa, pengembangan pendidikan tinggi berbasis klaster yang dikembangkan UTM mulai menunjukkan hasilnya. “Ada enam sektor unggulan UTM sebagai konstribusi riil bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yakni; Garam dan Tembakau; Pangan (Jagung, Singkong, Tebu, Sapi, Hasil Laut); Energi (Migas dan Energi terbarukan); Pendidikan (Formal, Informal dan Non Formal); Sosial, Tenaga Kerja dan Wanita; Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Seni, Bahasa, Budaya, Jamu, Batik, Kuliner, Infrastruktur, Tata Ruang, Lingkungan, Pulau – Pulau Kecil, Teknologi),” ujar Rektor ditemui saat meninjau persiapan peresmian Gedung Pertemuan berkapasitas 4507 orang.

Ditemui terpisah, DR. Achamd Amzeri, SP, MP. Ketua Tim Peneliti menyatakan, bahwa produktivitas jagung di Pulau Madura menurut data BPS (2015) berkisar 2,7 ton per hektar. Angka tersebut sangat jauh apabila dibandingkan dengan daerah penghasil jagung lainnya. Rendahnya produktivitas jagung di Madura mempengaruhi produktivitas jagung di Jawa Timur, “Karena kurang lebih 30% areal pertanaman jagung di Jawa Timur berada di Madura yaitu sekitar 360.000 hektar dari total 1.215.354 hektar areal pertanaman jagung di Jawa Timur”. Tegas Amseri yang juga Dosen Tetap Fakultas Pertanian UTM.

 Lebih lanjut, Amseri menyatakan rendahnya produktivitas jagung di Madura disebabkan oleh lahan yang kurang subur, curah hujan yang rendah, dan penggunaan benih lokal yang mempunyai produktivitas rendah. Di Madura sebagian besar (>90%) jagung yang dikembangkan untuk pangan adalah jenis lokal, sedangkan di Jawa Timur, selain Madura, telah didominasi (>70%) oleh varietas unggul bersari bebas dan hibrida. Penggunaan varietas hibrida oleh petani Madura hanya sekitar 60 ton benih jagung hibrida atau sekitar 4.000 hektar. Penggunaan benih jagung hibrida ini tidak mengalami peningkatan selama 5 tahun terakhir. Ada beberapa alasan masyarakat madura tetap memilih benih jagung lokal dibandingkan dengan jagung hibrida dalam pengusahaan penanaman jagung, yaitu : (1) jagung hibrida mempunyai umur yang sangat panjang (lebih dari 100 hari), sehingga akan mengurangi intensitas pengusahaan tanaman lain setelah penanaman jagung, (2) daya simpan jagung hibrida sangat rendah dibanding dengan jagung lokal Madura, (3) Rendemen jagung hibrida sangat rendah dibanding dengan jagung lokal apabila digiling menjadi beras jagung, (4) Harga benih jagung hibrida yang terlalu mahal (kurang lebih Rp 55.000 per kilogram).

 Untuk mengatasi permasalahan di atas, mulai tahun 2007 UTM secara intensif melakukan riset untuk meningkatkan produktivitas jagung Madura. Upaya riset yang dilakukan dimulai dari eksplorasi jagung lokal Madura di seluruh Pulau Madura, untuk mendapatkan tetua yang akan dijadikan sebagai varietas unggul Madura. Melalui kerjasama dengan Balitsereal Maros, UTM menghasilkan beberapa varietas unggul yaitu Madura-3, Madura-4, Madura-5, dan Madura-6, yang akan dilepas pada tahun 2017.   Untuk meningkatkan produktivitas jagung Madura pada tahun 2016, Universitas Trunojoyo melisensi jagung unggul Balitsereal menjadi varietas Madura-1 dan Madura-2, yang diuji di Madura oleh Universitas Trunojoyo Madura. Kedua Varietas tersebut telah menunjukkan potensi unggul di Madura dengan produksi rata-rata 7 ton per hektar. Madura-1 mempunyai karakter biji dengan kandungan protein tinggi, sedangkan Madura-2 mempunyai kandungan beta karoten tinggi, sehingga kedua varietas tersebut sangat sesuai apabila digunakan sebagai bahan pangan dan pakan.

       Jagung Madura-3 yang akan dilepas, merupakan varietas hibrida silang tunggal yang merupakan persilangan antara galur jagung unggul madura yang ditemukan oleh peneliti UTM dan tetua jagung dari Balitsereal. Jagung Hibrida Madura-3 mempunyai produksi rata-rata 7 ton apabila ditanam di Madura, dan mempunyai umur kurang lebih dari 80 hari. Produksi yang tinggi dan umur yang genjah akan sangat sesuai apabila dikembangkan di Madura yang mempunyai curah hujan yang rendah.

Selanjutnya jagung Madura-4, Madura-5 dan Madura-6 adalah jagung hibrida silang tiga jalur yang rat-rata hasilnya sekitar 7 ton per hektar. Hibrida silang tiga jalur ini dirakit untuk memperoleh produksi benih yang tinggi, sehingga harga benih hibrida akan lebih murah dan dijangkau oleh petani. Varietas-varietas di atas diharapkan mampu menigkatkan produktivitas jagung Madura, sehingga produktivitas jagung Jawa Timur dan Nasional akan meningkat. (kerjasama dan humas 2016)

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Mon, 02 May 2016 11:00:37 +0000
INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA JALUR SBMPTN TAHUN 2016 http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/informasi-penerimaan-mahasiswa-jalur-sbmptn-tahun-2016.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/informasi-penerimaan-mahasiswa-jalur-sbmptn-tahun-2016.html  

Logo UTM Baru Warna

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA JALUR SBMPTN TAHUN 2016

Sehubungan dengan telah dibukanya penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Trunojoyo Madura Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang dimulai pada Tanggal 25 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 20 Mei pukul 22.00 Tahun 2016 untuk itu ada informasi yang perlu kami sampaikan kepada seluruh calon mahasiswa baru berkaitan dengan pembiayaan bidik misi :

Adapun Bidik Misi merupakan komitmen pembiayaan yang persyaratannya telah ditentukan mekanismenya. Diterimanya calon mahasiswa baru melalui seluruh jalur yang disediakan oleh Universitas Trunojoyo Madura bukan merupakan jaminan diterimanya pembiayaan melalui Bidik Misi. Sebaliknya jika Bidik Misi tidak diterima/ditolak secara otomatis menggugurkan diterimanya calon Mahasiswa Baru yang telah dinyatakan lolos melalui seluruh jalur penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Trunojoyo Madura.

Bahwa mengingat kuota Universitas Trunojoyo Madura Penerima Bidik Misi Tahun 2016 berkurang drastis, disarankan kepada seluruh calon Mahasiswa Baru untuk tidak hanya berkonsentrasi pada pembiayaan Bidik Misi. Hal ini disebabkan secara Nasional pagu setiap Perguruan Tinggi/Universitas yang yang menerima Bidik Misi dibatasi secara ketat jumlahnya. Bahwa pagu Bidik Misi diberikan keseluruh Perguruan Tinggi Negeri , termasuk 36 (Tiga Puluh Enam) Perguruan Tinggi Negeri baru. Humas UTM.

 

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Thu, 28 Apr 2016 14:08:36 +0000
Gagasan enam sektor sebagai unggulan program percepatan pengembangan kampus Universitas Trunojoyo Madura mendapat respon dan dukungan positif dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/gagasan-enam-sektor-sebagai-unggulan-program-percepatan-pengembangan-kampus-universitas-trunojoyo-madura-mendapat-respon-dan-dukungan-positif-dari-pemerintah-propinsi-jawa-timur.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/gagasan-enam-sektor-sebagai-unggulan-program-percepatan-pengembangan-kampus-universitas-trunojoyo-madura-mendapat-respon-dan-dukungan-positif-dari-pemerintah-propinsi-jawa-timur.html  

AUDIENSI BERSAMA GUBERNUR PROPINSI JAWA TIMUR

PENGEMBANGAN KLASTER DAN PRESTASI NASIONAL UTM 2016

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA


DSC 1908 

Gagasan enam sektor sebagai unggulan program percepatan pengembangan kampus Universitas Trunojoyo Madura mendapat respon dan dukungan positif dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. “ Selasa 19 April 2016, kami menemui Gubernur Jatim untuk memaparkan program enam sektor unggulan”, tegas DR. Drs. Ec. H. Moh Syarif, Rektor UTM di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Keenam sektor dimaksud adalah, Garam dan Tembakau; Pangan ( Jagung, Singkong, Tebu, Sapi, Hasil Laut; Energi ( Migas dan Energi terbarukan ); Pendidikan ( Formal, Informal dan Non Formal ); Sosial, Tenaga Kerja dan Wanita; Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Seni, Bahasa, Budaya, Jamu, Batik, Kuliner, Infrastruktur, Tata Ruang, Lingkungan, Pulau – Pulau Kecil, Teknologi) “Enam sektor ini wujud kepedulian UTM atas permasalahan-permasalahan yang ada di Madura”, imbuh Rektor. Universitas harus membuka kepekaan atas berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian, keberadaan perguruan tinggi dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. “Madura beserta seluruh sumber daya alamnya, sumberdaya manusia, social dan budayanya mempunyai potensi luar biasa untuk unggul dalam persaingan ekonomi baik local, nasional bahkan internasional”, imbuh Rektor.

Menurut Rektor, masyarakat Madura harus mempu bersaing di era MEA ini. Untuk mengawal kesiapan masyarakat inilah, UTM kemudian mengembangkan klaster yang terdiri dari enam sektor tersebut. Sesuai Konsep Nawacita, pengembangan UTM harus menjadi instrumen hilirisasi riset yang mampu beradaptasi dengan dinamika serta tuntutan global, dan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, UTM saat ini memiliki gagasan dan visi misi untuk mengembangkan pendidikan tinggi Berbasis Klaster.


DSC 1867

“Sebagai bukti bahwa kita bisa dan mampu, pada bulan ini, mahasiswa kami, kembali memenangkan lomba imagine cup. Bahkan dua wakil kami, dari fakultas tehnik dan pendidikn lolos final. Dan fakultas tehnik berhasil juara dan mewakili Indonesia diajang imagine cup dunia untuk kedua kalinya”, imbuhnya bangga.

Khusus jagung, terang Rektor, saat ini UTM tengah melakukan kajian intensif untuk pengembangan tanaman jagung varietas unggul yang sesuai dengan karakter dan iklim di Madura. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan produktifitas lahan jagung yang ada. Saat ini sudah ada 2 (dua) varietas yang terus diuji coba oleh para pakar UTM. Sementara, terkait dengan industri garam di Madura yang semakin lama semakin tidak jelas nasibnya tidak luput dari perhatian yang dicanangkan oleh UTM, dengan melibatkan stake holder atau Penthahelik, mulai Perguruan Tinggi, Birokrasi, Industry, Community, dan asosiasi profesi.

Dibidang perempuan dan ketanagakerjaaan, fokus pengembangan adalah untuk memberikan pendidikan, pelatihan dan advokasi bagi tenaga kerja wanita Madura, khususnya yang bekerja keluar negeri

Di bidang Migas, UTM juga akan bertekat untuk mengawal agar ekploitasi yang terjadi benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan tidak dilakukan secara serampangan hingga berdampak pada kerusakan lingkungan. “Pertumbuhan ekonomi penting, tetapi kelestarian lingkungan harus tetap dijaga dan dipertahankan,” pungkas Rektor.

 

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Thu, 21 Apr 2016 04:58:43 +0000
SEMINAR LAUNCHING MAGISTER ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/seminar-launching-magistre-ilmu-ekonomi-fakultas-ekonomi-dan-bisnis.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/seminar-launching-magistre-ilmu-ekonomi-fakultas-ekonomi-dan-bisnis.html  

SEMINAR LAUNCHING MAGISTER ILMU EKONOMI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


 

Bangkalan, 20 April 2016, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Selenggarakan Seminar dengan tema “Perencanaan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil berbasis Ekonomi Syariah” serta Launching Program Magister Ilmu Ekonomi.

            Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 April 2016 di Gedung Graha Utama Lt.10 pada pukul 09.30, acara ini dihadiri oleh Pimpinan UTM , Dosen, Karyawan serta Mahasiswa UTM.

            Dalam sambutannya Dr. Diah Wahyuningsih, S.E., M.Si selaku Ketua Pelaksana serta Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura ini Menyampaikan “Tujuan acara ini yaitu 1. peresmian dan sosialisasi program studi baru di Universitas Trunojoyo Madura yaitu Program Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2, Penyampaian Rasional dan Urgensi Magister Ilmu Ekonomi melalui Seminar Perencanaan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Berbasi Ekonomi Syariah.”

            Dr. Diah Wahyuningsih juga menyampaikan, Berdasarkan surat keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No.78/KPT/I/2016 tertanggal 03 Februari 2016, dikelola Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura. Dengan tiga Pilihan konsentrasi: 1. Konsentrasi Perencanaan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, 2. Konsentrasi Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, 3. Konsentrasi Ekonomi Syariah. Pembukaan pendaftara Program Magister ini akan dilakukan pada tahun 2016, Priode pendaftaran s.d 14 juli 2016, Periode seleksi 18-28 Juli 2016 dan Pengumuman pada tanggal 29 Juli 2016, Info lengkap dapat dilihata pada laman http://miefeb.trunojoyo.ac.id atau hubungi : Diah 08121553869.

            Seminra Launching ini diresmikan secara formal oleh Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si selaku Rektor UTM dengan pemotongan Tumpeng. Dalam sambutannya Rektor UTM menyampaikan “Acara ini adalah salah satu bentuk dari Enam Fokus UTM dalam mengembangkan Enam sektor berbasis klaster”, Rektor UTM juga menghimbau pada setiap program-program yang dilaksanakan oleh UTM harus fokus pada 6 bidang tersebut agara pengembangan dapat dilaksanakan dengan maksimal.

            Pemaparan seminar diberikan oleh tiga pemateri yang ahli dibidangnya yaitu :

  1. 1.Dr. Anggito Abimanyu, M.Se

(Sekertaris PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah)

  1. 2.Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika, M.se

(Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarkat Desa, Kemenrtrian Desa, pembangunan Daeran Transmigrasi Republik Indonesia)

  1. 3.Ir. Yahya Rachman Hidayat, DS.Se., Ph.D

(Kepala Pusat Pembina Pendidikan dan Penelitian Perencanaan BAPPENAS).

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Wed, 20 Apr 2016 04:29:31 +0000
PELAKSANAAN MAWAPRES UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA TAHUN 2016 http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/pelaksanaan-mawapres-universitas-trunojoyo-madura-tahun-2016.html http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/pelaksanaan-mawapres-universitas-trunojoyo-madura-tahun-2016.html  

Menindaklanjuti hasil Rapat Persiapan Seleksi Mawapres Tingkat Universitas, pada hari Selasa, tanggal 19 April 2016, pukul 13.00 WIB.  Bersama ini kami sampaikan bahwa Jadwal Seleksi Mawapres pada tanggal 21 April 2016, DITUNDA menjadi hari Senin, tanggal 25 April 2015, pukul 08.00 WIB di Rektorat Lt.4. Mengingat pentingnya Acara, Kami Mohon Hadir tepat waktu. Terima Kasih.

]]>
baakpsi@trunojoyo.ac.id (baakpsi) frontpage Wed, 20 Apr 2016 03:53:10 +0000
Pesilat PSHT UTM Meraih Mendali Perak di Kejuaraan International http://www.trunojoyo.ac.id/dunia-mahasiswa/pesilat-psht-utm-meraih-mendali-perak-di-kejuaraan-international.html http://www.trunojoyo.ac.id/dunia-mahasiswa/pesilat-psht-utm-meraih-mendali-perak-di-kejuaraan-international.html

Pesilat PSHT UTM Meraih Mendali Perak di Kejuaraan International

PSHT

 

Dalam event “ Sebelas Maret International Pencak Silat PSHT Champhionship ” yang diselenggarakan dari tanggal 19-24 Maret 2016 di Universitas Sebelas Maret-Surakarta, Pesilat PSHT Universitas Trunojoyo Madura (Didik Rohmawan) berhasil mendapatkan medali perak kategori tanding kelas F Putra.

Kejuaraan The 3rd Sebelas Maret International Pencak Silat PSHT Championship 2016 diikuti oleh 345 atlet dari 94 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir menyemarakkan  kejuaran, terdapat 2 kontingen dari luar negeri yakni dari Venezuela dan Polandia.

Dalam event ini UKM PSHT mengirim 7 Atlet, yang terdiri dari 5 atlet kategori tanding dan 2 atlet kategori seni. 4 atlet tanding gugur dalam 8 besar, sedangkan 1 Atlet gugur di final. Dengan menambah jam terbang dalam berbagai kejuaraan, kedepannya UKM PSHT Komisariat UTM akan tetap berusaha meyumbangkan prestasi dan memebawa nama baik Universitas Trunojoyo Madura.

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Mon, 04 Apr 2016 05:12:16 +0000
AIBI DAN PEMERINTAH PUSAT DUKUNG PENUH INBIS UTM http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/aibi-dan-pemerintah-pusat-dukung-penuh-inbis-utm.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/aibi-dan-pemerintah-pusat-dukung-penuh-inbis-utm.html AIBI DAN PEMERINTAH PUSAT DUKUNG PENUH INBIS UTM

berita 262694 800x600 kunjungan utm. . .

Inkubator Bisnis Universitas Trunojoyo Madura (INBIS UTM) yang pada tanggal 19 November 2015 lalu telah diresmikan oleh Rektor UTM semakin memperjelas wujudnya sebagai lembaga yang mempercepat tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru berbasis inovasi, teknologi, kreatifitas dan mampu berdaya saing. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah melakukan visit study di lembaga-lembaga pengembangan inovasi di 3 perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), yaitu Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB Bandung, Inkubator Bisnis Politeknik Negeri Bandung, Pusat Inkubator Bisnis IPB Bogor serta Bandung Digital Valley pada tanggal 29-30 Maret 2016. Visit study ini langsung dipimpin oleh Ketua INBIS UTM, Dr. Mardiyah Hayati. "Alhamdulillah visit study ke ITB, Polban, IPB dan Bandung Digital Valley banyak memberikan manfaat kepada kami dalam mengelola INBIS UTM kedepan, dengan harapan INBIS UTM dapat memberi manfaat kepada masyarakat. Apalagi INBIS UTM telah didukung penuh oleh Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia" ujar Dr. Mardiyah Hayati. Kemudian pada tanggal 30-31 Maret 2016 dengan tim INBIS UTM yang berbeda juga telah melakukan pertemuan koordinasi kerjasama dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UMKM serta Bank Indonesia di Jakarta.

Kegiatan INBIS UTM ini dipimpin langsung oleh Ketua Departemen Kerjasama INBIS UTM, Saniman, SE, M.PSDM dengan mengunjungi langsung ketiga kantor pemerintah tersebut. Menurut Saniman, SE, M.PSDM, ketiga lembaga pemerintah tersebut banyak menawarkan beberapa program kerjasama yang dapat disinergikan dengan program INBIS UTM di bidang pengembangan kewirausahaan. "Insyaallah INBIS UTM siap menjalankan program-program kerjasama yang ditawarkan dari Kemenko Perekonomian, Kemenkop dan UMKM dan BI. Dan kedepannya INBIS UTM akan merangkul semua lembaga dan BUMN untuk bersama sama membangun perekonomian negara ini" ujar Saniman, SE, M.PSDM. Hasil dari dua kegiatan INBIS UTM ini akan menjadi pelengkap bahan Rapat Kerja INBIS UTM pada bulan April ini untuk merumuskan Program Aksi Jangka Pendek, Menengah dan Panjang INBIS UTM. Di waktu terpisah, Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM),  Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., menyampaikan, bahwa keberadaan INBIS terus akan dikembangkan untuk mendukung program Utama Universitas sebagaimana yang tertuang dalam visi dan misi Rektor. "Saat ini inbis telah menjajaki kerjasama dengan pemerintah pusat saya berharap agar programnya dilaksanakan dengan berkelanjutan sehingga berdampak positif dan dirasakan oleh seluruh civitas akademik dan masyarakat," pintanya. Hal senada juga disampaikan, Wakil Rektor 1, Dr. Deni SB Yuherawan, berharap bahwa semua civitas akademika terus bergerak untuk memberi manfaat sebanyak-banyak untuk masyarakat Madura termasuk yang dilakukan INBIS UTM dipacu untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Universitas yang telah di canangkan oleh Rektor UTM.

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Mon, 04 Apr 2016 00:04:20 +0000
INFORMASI PERPANJANGAN PENGISIAN BKD INTERNAL UTM 2016 http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/informasi-perpanjangan-pengisian-bkd-internal-utm-2016.html http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/informasi-perpanjangan-pengisian-bkd-internal-utm-2016.html Berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Ketua Panitia Pengisian BKD Internal UTM 2016 beserta para staf kepegawaian masing-masing fakultas, diputuskan bahwa jangka waktu pengisian BKD Internal UTM diperpanjang sampai tanggal 8 April 2016. Mengingat terdapat beberapa dosen yang belum mengumpulkan file/dokumen BKD Internal UTM 2016.

File penunjang: (Aplikasi BKD, Pembagian asesi dan asesor dengan tambahan dosen CPNS, SK Asesor, surat pemberitahuan perpanjangan BKD, dll) dapat diunduh disini. --> Download.

]]>
pjm@trunojoyo.ac.id (PJM) frontpage Wed, 30 Mar 2016 03:38:15 +0000
wisuda ke – XIX Universitas Trunojoyo Madura http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/wisuda-ke-xix-universitas-trunojoyo-madura.html http://www.trunojoyo.ac.id/pojok-kampus/wisuda-ke-xix-universitas-trunojoyo-madura.html  

WISUDA XIX

SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2015 / 2016

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

 DSC 0948

Prosesi wisuda ke – XIX Universitas Trunojoyo Madura hari ini terasa istimewa. 526 lulusan pasca sarjana, sarjana, diploma beserta orang tua akan mengikuti prosesi di gedung pertemuan baru yang bahkan belum diberi nama dan diresmikan. “ Semoga ini pertanda baik bagi wisudawan untuk menghadapi persaingan yang semakin global, aamiin”. Tegas Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si., Rektor UTM.

Rektor menegaskan bahwa daya saing yang unggul dan andal sangat diperlukan untuk memenangkan persaingan di era MEA ini.

Diera ini, universitas harus berperan konkrit dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat “Sesuai Konsep Nawacita” Pengembangan UTM harus menjadi instrumen Hilirisasi Riset yang mampu beradaptasi dengan dinamika serta tuntutan global, dan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, “ UTM mengembangkan pendidikan tinggi Berbasis Klaster, ”.imbuhnya.

Dengan demikian daya saing UTM semakin kuat. “ Sebab output dari klaster ini adalah untuk; meningkatkan daya saing; lulusan yang kompeten; dosen yang expert dan fokus; membumi dengan masyarakat; terbentuknya link and match; dan tumbuh kembangnya invensi dan inovasi potensi daerah”, tegasnya.

Untuk mewujudkannya, dikembangkan enam sektor unggulan yang berbasis kekhasan Madura yakni:

                   1 . Garam dan Tembakau

                   2 . Pangan ( Jagung, Singkong, Tebu, Sapi, Hasil Laut.

                   3 . Energi ( Migas dan Energi terbarukan ).

                   4 . Pendidikan ( Formal, Informal dan Non Formal ).

                   5 . Sosial, Tenaga Kerja dan Wanita

6. Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Seni, Bahasa, Budaya, Jamu, Batik, Kuliner, Infrastruktur, Tata Ruang, Lingkungan, Pulau – Pulau Kecil, Teknologi, dll )

“Keenam sektor ini, potensi riil kepulauan Madura yang konstribusi ekonomi, politik tingkat nasionalnya tidak perlu diragukan”.

Khusus jagung, saat ini UTM tengah melakukan kajian intensif untuk pengembangan tanaman jagung varietas unggul yang sesuai dengan karakter dan iklim di Madura. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan produktifitas lahan jagung yang ada. “Doakan, sudah ada dua varietas yang terus diuji coba oleh para pakar ilmu pertanian yang kami punyai”, ungkapnya.

Terkait industri garam di Madura yang semakin lama semakin tidak jelas nasibnya tidak luput perhatian juga. “Mulai dari rumah tangga, sampai industry butuh garam. Lha anehnya, petani garam tidak juga sejahtera”, tegas Rektor.

Dibidang perempuan dan ketanagakerjaaan, fokus pengembangan adalah untuk memberikan pendidikan, pelatihan dan advokasi bagi tenaga kerja wanita Madura, khususnya yang bekerja keluar negeri

Di bidang Migas, UTM juga akan bertekat untuk mengawal agar ekploitasi yang terjadi benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan tidak dilakukan secara serampangan hingga berdampak pada kerusakan lingkungan. “Pertumbuhan ekonomi penting, tetapi kelestarian lingkungan harus tetap dijaga dan dipertahankan.” Humas2016

 

]]>
humas@trunojoyo.ac.id (Humas UTM) frontpage Mon, 28 Mar 2016 04:08:04 +0000
PENGAJUAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) KARYA TULIS TAHUN 2016 http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/pengajuan-proposal-program-kreativitas-mahasiswa-pkm-karya-tulis-tahun-2016.html http://www.trunojoyo.ac.id/pengumuman/pengajuan-proposal-program-kreativitas-mahasiswa-pkm-karya-tulis-tahun-2016.html Sehubungan dengan adanya Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karya Tulis Tahun 2016. Bersama ini kami sampaikan Persyaratan Pendaftaran. adapun Persyaratan dapat didownload disini

 

Bag Kemahasiswaan BAAKPSI

]]>
baakpsi@trunojoyo.ac.id (baakpsi) frontpage Mon, 28 Mar 2016 02:56:15 +0000